Indonesia Dekati Tesla, Vietnam Merapat Ke Apple

Kantor Apple Park
Markas besar Apple, Apple Park. Foto: Apple

San Francisco -

Jika pemerintah Indonesia tengah mendekati Elon Musk dan Tesla, bahkan disebutkan bahwa Tesla akan membangun pabrik di Batang, negara tetangga Vietnam merapat ke Apple.

Presiden Jokowi baru saja berjumpa dengan CEO Tesla dan SpaceX, Elon Musk, di Texas. Nah di dikala yang hampir bersama-sama, Perdana Menteri Vietnam Pham Minh Chinh bertamu ke kantor sentra Apple Park di California.

Selain itu, PM Pham juga berkunjung ke markas Intel dan Google. Tentu saja tujuan sang PM yaitu untuk menjinjing lebih banyak investasi dari perusahaan teknologi Amerika Serikat ke negaranya.

Dalam konferensi tertutup dengan Tim Cook, PM Chinh menyatakan bahwa orang Vietnam menyukai produk Apple. Dia memprediksi pemasaran gadget Apple di sana bakal terus meningkat seiring kemajuan ekonomi.

Sang PM juga menyebut pihaknya merasa puas karena negaranya semakin terlibat dalam rantai suplai global, termasuk produk Apple. Apple bantu-membantu tak mempunyai pabrik sendiri di Vietnam, namun ada sekitar 31 perusahaan di sana dengan total 160 ribu pegawai merakit dan memproduksi unsur di gagdet Apple.

Seperti dikutip detikINET dari 9to5Mac, PM Chinch pun berharap Apple lebih banyak menggalakkan bisnisnya di Vietnam. Tim Cook pun menanggapi bahwa pihaknya memang bermaksud untuk memperluas rantai suplai di sana.

Adapun CEO Tesla Elon Musk dilaporkan mau buka pabrik di Batang, Indonesia. Kepastian ini disampaikan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia. Kerja sama dengan Tesla akan dikerjakan dalam dua bidang, yakni baterai dan mobil listrik.

"Di sana (Batang) akan ada perusahaan-perusahaan besar, seumpama LG, Foxconn, dan Tesla pun Insya Allah akan masuk ke sana," kata Bahlil di Hotel Alila, Solo, Rabu (18/5).



Simak Video "Momen Prabowo Kunker ke Vietnam Bertemu Presiden-Menhan"
[Gambas:Video 20detik]

Posting Komentar

0 Komentar