Adopsi Artifical Intelligence Mampu Jadi Kunci Berhasil Perusahaan Ri

Science and education concept. AI (Artificial Intelligence).
Ilustrasi artificial intelligence. Foto: Getty Images/iStockphoto/metamorworks

LMC -

Pandemi sudah mendorong banyak perusahaan di Indonesia untuk mempercepat dalam memodernisasi operasi bisnisnya sehingga mampu beradaptasi dengan kala new normal.

Banyak perusahaan di Indonesia yang memiliki potensi besar untuk mentransformasikan bisnis mereka secara digital memakai Artificial Intelligence (AI) dan teknologi hybrid cloud untuk mendapatkan keistimewaan kompetitif secara global.

Perusahaan bisa melakukannya dengan berkolaborasi dengan sobat bisnis dan teknologi mereka yang menghadirkan teknologi terbaru dari vendor-vendor terkemuka.

"AI telah beralih dari hype-to-hope atau dengan kata lain, sebuah hal yang mulanya cuma yakni hype ke suatu keinginan yang berhubungan di Indonesia, di mana bermacam-macam perusahaan sekarang mempergunakan AI untuk mengembangkan produktivitas, memotong biaya, dan mempercepat laju transformasi digital. Namun, operasional perusahaan sanggup menjadi 'mandek' di dikala membutuhkan kemampuan dan bakat yang tepat namun kelemahan talenta dengan kesanggupan global," jelas IBM APAC General Manager Paul Burton, dalam pemberitahuan yang diterima detikINET, Selasa (21/6/2022).

Indonesia sudah mempunyai seni manajemen nasional AI yang menjadi tolak ukur penerapan AI di tanah air. Tujuannya biar pemerintah Indonesia mampu meningkatkan penggunaan teknologi terkini, khususnya AI yang bermaksud untuk membuatkan efisiensi dan efektivitas untuk mendukung sektor-sektor strategis ibarat pertanian, efisiensi energi, keamanan siber, dan industri kreatif.

"Inilah saatnya Ekosistem Mitra IBM mampu menawarkan sumber daya dan keterampilan untuk membantu sobat bisnis dan teknologi menjangkau pasar lebih cepat dan mengembangkan bisnis mereka dengan bikin nilai kebermanfaatan bareng bagi klien," tambah Burton.

Salah satu contohnya adalah Bank BPD Bali, yang diatur oleh Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Kabupaten di Bali. Bank tersebut telah menerapkan IBM VisionAnalytics, penyelesaian Model Data Perbankan yang menunjukkan template analisis, dashboard, dan laporan khusus untuk perbankan.

Solusi ini dibangun memakai IBM Cognos Analytics, sehingga membuatnya lebih mudah untuk mengimplementasikan Data Warehouse (Gudang Data) dan Business Intelligence.

VisionAnalytics for Banking dikembangkan secara khusus untuk membantu manajer bank menganalisis kinerja secara efisien dan efektif. Melalui penyelesaian ini yakni dengan dukungan template data dan dashboard yang ditawarkan VisionAnalytics dan siap pakai, terutama untuk jenis laporan yang banyak dipakai oleh sebagian besar bank di Indonesia, Bank BPD Bali mampu lebih cepat dan menghindari pengerjaan yang dimulai dari permulaan.

Dengan menerapkan VisionAnalytics dan memanfaatkan fitur AI dari IBM Cognos, Bank BPD Bali sanggup mengontrol datanya dan menerima pengetahuan wacana proses operasionalnya. Dengan dashboard standar yang menunjukkan laporan akurat, pengguna bisnis dan manajemen mampu mengakses pemberitahuan penting dengan secepatnya dan kapan saja.

Ekosistem Mitra IBM mampu menolong klien dengan dua cara. Pertama, dengan menunjukkan platform hybrid cloud terbuka yang memanfaakan Red Hat OpenShift dan IBM Cloud Paks. Red Hat memberi IBM dasar untuk membangun platform hybrid cloud berdasarkan metode open-source, yang sanggup menolong klien memodernisasi dan merubah bisnis mereka. Kedua, dengan membangun arsitektur hybrid cloud dan jejak AI untuk klien.

Pendekatan hybrid cloud memberdayakan perusahaan untuk secara drastis meminimalisir ongkos dan mengintegrasikan solusi gres ibarat chatbots pintar dan agen virtual. Menurut Burton, perusahaan mampu dengan gampang menggunakan kembali sumber daya dan membuat pengalaman konsumen dan anutan pemasukan yang baru.

"Klien menyadari bahwa dengan memutuskan pendekatan hybrid cloud mampu menunjukkan keuntungan 2,5 kali lebih efektif daripada cuma mengandalkan public cloud saja dengan manfaat yang meliputi akselerasi nilai bisnis, produktivitas pengembang, efisiensi biaya infrastruktur, dan pengurangan biaya regulasi, kepatuhan, dan keselamatan," lanjut Burton.

Ketika perusahaan kian beralih ke modernisasi aplikasi, otomatisasi proses, dan memasukkan AI dalam operasi bisnis, menegaskan sobat yang sempurna akan menjadi kunci keberhasilan kurun depan perusahaan. Mitra layanan TI diperlukan menjadi semakin penting untuk upaya transformasi digital bisnis meskipun tidak adanya dorongan suasana pandemi ibarat di saat ini.



Simak Video "Singgung Space War, Jokowi Ingin BPPT Makara Pusat Kecerdasan RI"
[Gambas:Video 20detik]

Posting Komentar

0 Komentar