Diet Air Putih Diyakini MembuatCepat Kurus, Begini Aturannya

Tired female athlete drinking fresh water while resting from exercising class in a health club.Diet air putih (Foto: iStock)

LMC -

Diet air putih yakni tata cara pembatasan masakan yang dikerjakan cuma dengan menyantap air putih. Orang yang menjalani pembatasan masakan ini tidak mengkonsumsi kuliner atau minuman lain selain air putih.

Diet yang disebut juga selaku water fasting ini sampaumur ini sungguh terkenal. Sebab, dipercaya sungguh cantik untuk kesehatan badan sampai lebih cepat menurunkan berat tubuh.

Manfaat Diet Air Putih

Selain menurunkan berat badan, pembatasan masakan air putih ini memiliki banyak sekali faedah yang lain. Berikut faedah pembatasan makanan air putih yang dikutip dari Healthline:

  • Membantu menurunkan tekanan darah
  • Meningkatkan sensitivitas insulin dan leptin
  • Menurunkan risiko beberapa penyakit kronis, ibarat penyakit jantung dan kanker
  • Memicu autophagy, suatu proses di saat badan memecah dan mendaur ulang penggalan sel yang lama atau berbahaya

Bahaya Menjalani Diet Air Putih

Meski banyak manfaatnya, pembatasan kuliner air putih ini juga mampu berbahaya untuk badan. Ini dapat terjadi jikalau pembatasan masakan air putih dilaksanakan terlalu lama tanpa adanya pengawasan dari tim medis atau dokter. Diet ini mampu mengakibatkan:

  • Kekurangan gizi
  • Dehidrasi
  • Hipotensi ortostatik (penurunan tekanan darah mendadak)

Bagaimana Cara Melakukan Diet Air Putih yang Aman?

Sampai di sekarang ini belum ada aturan yang niscaya ihwal cara melaksanakan pembatasan makanan air putih yang sempurna. Tetapi, ada beberapa fase atau tahapan yang bisa disertai adalah:

Fase Pradiet

Jika belum pernah melakukan pembatasan makanan air putih sebelumnya, harus merencanakan diri 3-4 haru sebelumnya. Misalnya dengan makan dengan takaran yang kecil atau melakukan puasa beberapa jam dalam sehari.

Fase Diet (24-72 jam)

Saat pembatasan masakan air putih berlangsung, diusulkan minum 2-3 liter air putih per hari. Diet ini mampu dikerjakan selama 24-72 jam dan tidak dianjurkan dijalankan lebih dari rentang waktu tersebut.

Selain itu, dianjurkan untuk menyingkir dari acara yang membutuhkan konsentrasi sarat seumpama mengemudikan kendaraan atau alat berat. Hal ini dijalankan untuk menghambat terjadinya kecelakaan atau cedera.

Fase Pasca Diet

Jika pembatasan kuliner air putih telah akhir, disarankan untuk mengkonsumsi masakan kecil atau jus. Kemudian, secara perlahan mampu menyebarkan jumlah asupan masakan. Ini dilaksanakan untuk menghalangi refeeding syndrome atau kondisi fatal di saat tubuh mengalami pergeseran cairan dan elektrolit.

Fase pasca pembatasan masakan ini normalnya berlangsung dalam sehari. Tetapi, semakin lama durasi pembatasan makanan air putih yang dijalani, kian lama juga waktu yang diinginkan tubuh untuk mengikuti keadaan sebelum dapat mengkonsumsi masakan dalam jumlah banyak.

Namun, perlu dikenang pembatasan masakan air putih ini mencakup berat, sehingga tidak semua orang boleh dan dapat menjalani pembatasan kuliner ini. Diet air putih ini juga tidak direkomendasikan untuk ibu hamil, ibu menyusui, lansia, dan orang yang mengidap penyakit tertentu seumpama gagal ginjal, asam urat, maag, atau gangguan makan.



Simak Video "Ahli Gizi Jawab soal Diet Harus Batasi Garam dan Gula"
[Gambas:Video 20detik]

Posting Komentar

0 Komentar