Pemanasan Global Membuatberuang Kutub Mengikuti Keadaan Hidup Tanpa Es

Beruang kutub
Pemanasan Global Bikin Beruang Kutub Beradaptasi Hidup Tanpa Es. Foto: CNN

LMC -

Populasi beruang kutub yang terisolasi telah ditemukan di tenggara Greenland 1, yang tidak mempunyai maritim es hampir sepanjang tahun. Padahal, beruang kutub dengan nama ilmiah Ursus maritimus, lazimnya memerlukan es untuk bertahan hidup.

Di satu segi, penemuan ini berbagi impian bahwa beberapa anggota spesies ini mampu bertahan hidup di keadaan hilangnya es secara signifikan yang disebabkan oleh pergeseran iklim.

Para peneliti mengidentifikasi sub-populasi yang berlawanan secara genetik yang tinggal di fjord Greenland tenggara, yang dikelilingi oleh pegunungan dan lapisan es di barat, dan lautan di timur. Karena daerah ini berada jauh di selatan, lapisan es maritim hanya berjalan sekitar 100 hari setiap tahun.

Beruang kutub memerlukan saluran ke es maritim Arktik untuk berburu anjing maritim. Jadi, dengan berkurangnya es laut di tempat tersebut lantaran pemanasan global, hewan-binatang tersebut diperkirakan hampir punah pada final abad ini.

Tetapi, seumpama dikutip dari Nature, sub-populasi yang terisolasi sudah mendapatkan cara untuk berburu tanpa es. Kelompok tersebut, yang berisikan 27 betina sampaumur, sudah mengikuti keadaan untuk berburu di atas es yang telah membelah gletser (disebut glacial mélange).

Tim peneliti menggunakan analisis genetik untuk mengetahui bahwa populasi ini telah diisolasi dari populasi beruang kutub yang lain di sepanjang pantai timur Greenland setidaknya selama 200 tahun.

Data pelacakan dari beruang yang ditandai, mengkonfirmasi bahwa mereka tidak bergerak jauh. Misalnya, dikala anggota golongan keluar dari fjord, platform es daerah mereka duduk kerap kali terjebak dalam arus deras yang mengalir ke pantai timur Greenland.

"Kapan pun ini terjadi, mereka akan terjebak dalam arus yang merobek pantai dan mereka sungguh-sungguh akan melompat, berenang ke darat dan berlangsung kembali ke kawasan tinggal," kata penulis utama Kristin Laidre, ahli ekologi binatang di University of Washington di Seattle.

Keberadaan populasi kecil ini dalam kondisi tutupan es laut yang rendah berbincang-bincang ada kemungkinan spesies tersebut mampu bertahan hidup, bahkan ketika es bahari mundur lebih jauh ke utara setiap tahun.

"Kelompok beruang kecil yang berlawanan secara genetik ini mampu menunjukan bagaimana beruang kutub selaku spesies mampu bertahan di Kutub Utara yang bebas es," kata Laidre.



Simak Video "Polar Bear, Si Beruang Kutub Yang Senang Diajak Selfie di Masahiyama Zoo Hokkaido Jepang "
[Gambas:Video 20detik]

Posting Komentar

0 Komentar